AMBON — Sebagai langkah nyata dalam menjaga transparansi dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan, RSUD dr. M. Haulussy merilis Laporan Statistik Pengaduan Masyarakat sepanjang tahun 2025. Dari total 49 laporan pengaduan yang diterima, RSUD dr. M. Haulussy memastikan seluruh pengaduan (100%) telah ditindaklanjuti dan tercatat selesai.
Adapun rincian pengaduan beserta tindak lanjut yang telah dilakukan meliputi empat area utama:
Obat (41 Pengaduan)
Masukan: Terkait ketersediaan obat yang belum lengkap, pemberian obat yang tidak sesuai dengan resep, serta keterlambatan pemberian obat.
Tindak Lanjut: Manajemen telah melakukan evaluasi stok obat secara berkala serta meningkatkan koordinasi dengan Instalasi Farmasi demi kelancaran distribusi obat kepada pasien.
Sarana dan Prasarana (2 Pengaduan)
Masukan: Terkait kerusakan fasilitas ruang tunggu, seperti kursi dan pendingin ruangan (AC).
Tindak Lanjut: Perbaikan dan pemeliharaan fasilitas ruang tunggu segera dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung dan pasien.
Pelayanan (2 Pengaduan)
Masukan: Terkait ketidakpuasan terhadap waktu tunggu pelayanan dan kurangnya informasi dari petugas.
Tindak Lanjut: Memberikan edukasi dan pelatihan berkala kepada petugas medis maupun non-medis untuk terus meningkatkan kualitas dan kepekaan dalam melayani.
Transfusi Darah (4 Pengaduan)
Masukan: Terkait keterlambatan proses transfusi serta keluhan kenyamanan saat pelaksanaan transfusi.
Tindak Lanjut: Melakukan evaluasi alur kerja serta peningkatan kualitas pelayanan pada unit transfusi darah.
RSUD dr. M. Haulussy menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas setiap saran dan masukan yang diberikan oleh masyarakat. Setiap aduan dijadikan bahan evaluasi berharga untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih profesional, terpercaya, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien.
